Rabu, 25 Mei 2011

MODEL SISTEM


Sudut Pandang Sistem

Persyaratan user harus dituliskan dalam bahasa natural karena harus dimengerti oleh orang-ornag yang bukan pakar teknik. Waluapun demikian,persyaratan sistem yang lebih rinci dapat dinyatakan dengan carta yang lebih teknis. Salah satu teknik yang banyak digunakan adalah pendokumentasian spesifikasi sistem sebagai satu set model sistem. Representasi ini juga sebagai jembatan antara analisis dengan perancangan.

Model dapat digunakan pada proses analisis untuk mengembangankan pemahaman tentang sistem . Pemahaman tersebut dapat dilihat dari sudut pandang yang berbeda, yaitu:

- Sudut pandang eksternal di mana konteks atau lingkungan sistem dimodelkan.

- Sudut pandang perilaku dimana perilaku sistem dimodelkan.

- Sudut pandang structural dimana arsitektur sistem atau struktur data dimodelkan.

Metode terstruktur seperti analisis sistem terstruktur ( DeMarco, 1978) dan analisis berorientasi objek ( Rambaugh, 1991: Booch,1994) menyediakan kerangka kerja untuk pemodelan sistem yang rinci sebagai bagian dari elisitasi dan analisis persyaratan. Metode-metode ini biasanya mendefinisikan proses yang dapat digunakan untuk menurunkan model ini, beserta serangkaian aturandan panduan yang berlaku untuknnya. Dokumentasi standart dibuat untuk sistem. CASE tool biasanya tersedia untuk mendukung metode. Alat Bantu ini mencakup editor model, dokumentasi sistem terotomasi dan menyediakan pemeriksaan model.

Namun demikian , metode analisis terstruktur memiliki kelemahan diantaranya:

- Tidak menyediakan dukungan yang efektif untuk pemahaman atau pemodelan sistem non fungsional.

- Metode ini tidak memilih-milih yaitu tidak menyertakan panduan untuk membantu user menentukan apakah metode tersebut sesuai dengan masalah tertentu atau tidak, dan biasanya tidak menyediakn saran bagaimana metode tersebut dapat diadaptasi untuk digunakan pada lingkungan tertentu.

- Metode tersebut sering terlalu banyak dokumentasi sehingga sistem dapat tersenbunyi .

- Model yang dihasilkan sngat detail dan user menggap sulit dipahami, sehingga tidak dapat memeriksa realisme model.

Tipe model sistem yang berbeda didasarkan atas pendekatan yang berbeda pula terhadap abstraksi. Model aliran data contohnya, berkonsentrasi pada aliran data dan transformasi fungsional pada data tersebut. Model ini tidak memasukkan struktur data. Kebalikannya, model relasi entitas ditujukan untuk mendokumentasikan data sistem dan hubungnnya tanpa memperhitungkan fungsi pada sistem.

Contoh tipe-tipe modelsistem yang bisa dibuat adalah:

§ Model pemrosesan data, Diagram aliran data yang menunjukkan bagaimana data diproses pada tahap-tahap yang berbeda dari sistem

§ Model komposisi. Diagram relasi entitas menunjukkan bagaimana entitas terbentuk dari entitas yang lain

§ Model arsitektural. Menunjukkan subsistem utama yang emmbentuk sistem.

§ Model klasifikasi. Diagram kelas/inheritansi objek menunjukkan bagaimana entitas memiliki karakteristik yang sama.

§ Model Stimulus respon. Diagram transisi status menunjukkan bagaimana sistem bereaksi terhadap event internal dan eksternal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar